Kamis, 31 Juli 2008

~~~~~~~~~~~~~~~ *
~~~~~~~~~~~~~~ * *
~~~~~~~~~~~~~ * @ *
~~ **** ~~~~~ * @@@ * ~~~~~ * *
~ * *@ * ~~~ * @@@@@ *~~ *@ * *
~~~~ * @ * ~ * @@@@@ *~* @@ *
~~~~~ * @@ ** @@@@@ * @@@*
~~~~~~ * @@@ * @@@ * @@ @*
~~~~~ * @@@@@ * @ * @@@@ *
~~~~ * @@@@@@ * * @@@@@ *
~~~ * @@@@@@@ * @@@@@@ *
~~~ * @@@@@@@@ * @@@@@*
~~~~ * @@@@@@@@ * @@@@ *
~~~~~~ * @@@@@@@ *@@@ *
~~~~~~~~ * @@@@@@@@ *
~~~~~~~~~~~ * @@@@@ *
~~~~~~~~~~~~~ *@@@ *
~~~~~~~~~~~~~~~ ** ~~~~~~~~ *
~~~~~~~~~~~~~~~ # ~~~~~ **
~~ t H a N k y O u ~~~ # ~~ *@*
~~~~~~~~~~~~~~~ # *@@*
~~~~~~~~~~~~~~~ # *@@*
~~~~~~~~~~~~~~~ #*@@*
~~~~~~~~~~~~~~~ #*@*
~~~~~~~~~~~~~~~ #*
~~~~~~~~~~~~~~~ #
~~~~~~~~~~~~~~ ###
Kiss*.......*Kiss*
*Kiss*.....*Kiss*
*Kiss*...*Kiss*
*Kiss**Kiss*
*Kiss*...*Kiss*
*Kiss*.....*Kiss*
*Kiss*.......*Kiss*
*Kiss*.........*Kiss*

........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*
........*Kiss*

.........*Kiss*
...*Kiss*...*Kiss*
.*Kiss*.......*Kiss*
...*Kiss*......*Kiss*
......*Kiss*
...........*Kiss*
*Kiss*......*Kiss*
.*Kiss*.......*Kiss*
...*Kiss*...*Kiss*
.........*Kiss*

.........*Kiss*
...*Kiss*...*Kiss*
.*Kiss*.......*Kiss*
...*Kiss*......*Kiss*
......*Kiss*
...........*Kiss*
*Kiss*......*Kiss*
.*Kiss*.......*Kiss*
...*Kiss*...*Kiss*
.........*Kiss

Kamis, 24 Juli 2008

sebelum ajal tiba ..






Aku datang padanya
Membawakan kebaikan dan kebahagiaan tanpa batas
Tak menduga akhirnya jatuh cinta
Sebuah kenyataan yang tak sanggup ku tolak

Menjelang saatnya berpisah
Cintaku padanya tlah begitu mendalam
Lalu, pilar-pilar ajal datang
Hendak menjemputku menuju surga
Aku tak tau harus bagaimana

Tuhan, maukah Kau memberiku waktu?
Aku ingin membahagiakannya dengan tuntas
Mencintainya dengan tuntas
Akan ku buat dia tak bersedih karenaku
Sebelum ajal benar-benar tiba
Akan ku selesaikan semuanya dengan tuntas

cinta , harga diri , dan kematian






Hujan turun ke bumi
Langit ikut menangisi hatiku
Yang pedih dan merana
Semenjak badai merengkuhmu dan cintaku
Semenjak petir dan gemuruh meluluhlantakkan kebahagiaanku dan dirimu
Semenjak itulah hari-hariku suram dan tak menentu

Api membakar seluruh tubuhku
Tapi ku tak merasakan panas
Angin meniup kencang, menyerbu pertahanan hidup
Tapi ku sama sekali tak roboh
Salju menumpuk mengubur tubuh telanjangku dalam-dalam
Tapi sedikit pun ku tak merasa kedinginan
Semenjak kehilanganmu dan cintamu
Aku seolah mati rasa
Juga kehilangan semangat hidup
Kapankah ajal hendak merengkuhku
Kematian terasa lebih baik
Dari pada harus hidup tanpamu
Lebih baik pergi ke surga tuk melupakanmu

Memelukmu dalam mimpi saja tak bisa
Apalagi mengharap kau kembali padaku
Haruskah ku mengemis pada Tuhan
Gemuruh ombak takkan pernah berhenti
Silih berganti petir bernyanyi
Guntur menggelegar mentertawakanku
Ke manakah harus ku cari
Harga diriku lenyap demi cintamu
Betapa tak tau malunya diriku
Kau sudah tak mau, tapi ku tetap memaksa

Bila musim dingin selamanya bersalju
Mungkin hatimu akan terus membeku
Entah kapan musim semi akan datang
Hatiku sudah lama mengerang
Memaksamu mencintai aku lagi
Aku tak lagi kenal harga diri

Bila hatimu telah mencair
Ingatlah aku yang tak punya malu
Mencintaimu dan melupakan harga diri
Mungkin saja, saat itu aku sudah mati

KU MENEMUKAN MU..........





Saat kutemukan setetes embun surga...
Ku beranikan diri rasakan madu di kelopak mawar penuh duri
Sakit.... deni sakit tak pernah kurasakan
Manisnya kasih sayang memabukkanku

Saat ku terlena reguk aura Cinta...
Ku terjatuh....
Ku kalah....
Terhempas badai pagi hari...
dan...... semua berakhir...!!!

Hingga KAU hadir coba membalut lukaku..
janjikanku kolam penuh Cinta
Namun ternyata semua hanya janji belaka....
Tersakiti kedua kalinya....

Mentari pagi tak lagi tersenyum di mataku
Tak seindah kemarin....
Ku sapa dia dengan segenap ketulusan dan hatiku...
tak terbalas....
semua hilang......
Mungkin mereka kan kembali daat ku temukanmu lagi...
KASIH....

UNTAIAN AIR MATA




Aku manusia...
Tak luput dari salah, dan haruskah aku berdusta?
Hidupku penuh luka dan curahan air mata...
Tapi ku tak pernah mengaduh, meskipun terluka..
Karena semua ini ada penuh dengan layar hikmah


Aku manusia...
Lebih mudah merangkai kata daripada merasa...
Hatiku hampa, tapi apalah arti itu semua?
Haruskah aku mengeluh lagi? Siksa ini kembali..
Cemooh... ratapan dan keluh kesah...
Mendesis di dalam hatiku... resahkan jiwaku...
Tapi kutakpernah gentar sekalipun aku berpaling..


Aku manusia...
Ingin mencinta dan dicintai...
Tapi kadang, sang penggoda menghalangiku merasa
Kumau dan siapapun mau, karena kita manusia...
Kenapa kita menangis...?
Kenapa kita merangkai kata...?
Kenapa kita mencinta...?
Karena kita manusia, tak luput dari rasa...
Hilanglah rasa, membuat semuanya hampa

CINTA YANG TERBAIK








Mataku terpejam ketika kulihat mentari..
Terangnya, hangatnya terasa hingga merasuk sanubariku
Akupun rasakan hangat itu padamu, kekasihku..
Engkau...yang mengisi hari-hariku..
Memberikan sebagian jiwamu untuk hidupku...
Aku penuh dengan bara cinta karena engkau..


Sebelumnya, dan laluku tiada seperti engkau...
Tak pernah kurasakan cinta terbaik sepertimu..
Untaian perasaanku ingin kukalungkan padamu..
Kenapa.. kenapa aku begitu mencintaimu...
Di sisi kerasku, engkau melunakkanku..
Engkau begitu berharga, dan tiada duanya..
Engkau memberiku harapan, dan semua tlah ada...


Tiada kata keluh tercurah dalam mangkuk hatiku..
Semua indah karena hadirmu dalam hidupku...
Kusadari ini semua, kau anugerah yang terindah..
Takkan pernah terganti..hingga jiwa ini mati...
Kau cinta terbaikku...sayangku...cintaku...
Sampai mati..kucinta pada dirimu...

meninggalkanmu padahal mencintaimu






Sering ku tertegun memandangmu
Melihat matamu, wajahmu yang penuh dengan rasa sakit
Aku mengerti, aku rasakan perihnya itu
Kau dan aku pernah dilukai oleh orang yang kita cintai

Tapi tak mampu ku menghapus semua luka mu itu
Ku kehilangan cara membuat mu percaya
Bahwa aku beda dari dia yang meninggalkanmu
Sungguh ku mencintaimu dengan tulus

Mungkin aku terlalu lemah untuk mengobati lukamu
Karena luka lama di hatiku belum juga sembuh
Saat kau tak pedulikan cintaku
Ku tak mampu mengerti bahwa kau menjaga hatimu
Agar kau tak tersakiti untuk kedua kalinya

Aku memang manusia paling bodoh sedunia
Mestinya ku sadari sejak awal
Hanya ada rasa perih yang bisa kau beri
Atas pembalasan cinta nyata ku untukmu
Mestinya tak ku hancurkan hidupku
Hanya untuk bisa memilikimu lagi
Memilikimu hanya untuk beberapa jam
dan…
Mmestinya tak ku paksakan akhir cerita kita ini indah
Bila akhirnya semua nya hanya untuk melukaiku

Kasih…
ku saat ini menyadari
Ku takkan bisa menjadikan mu seseorang yang percaya akan cinta lagi
Seseorang yang dapat mencintaiku dengan sepenuhnya
Seseorang yang dapat membuka lembaran baru hidup dengan penuh kebahagian

Kasih….
Ku saat ini telah menyerah
Harus ada perpisahan buat kita
Tak bisa ku pasrahkan diriku lagi
Untuk terus kau cintai dengan terus menyakitiku

Kasih,,
Aku terus berharap pada bintang dan bulan
Suatu saat kau bisa sadari
Bahwa aku benar-benar mencintaimu
Aku benar-benar amat sangat menyayangimu
Tapi ku tahu harapan itu hanya sia-sia belaka
Kapankah kau bisa berubah kasih ?

takdir , waktu , dan tuhan ......





Takdir
Adakah kau bisa menjelaskan padaku?
Mengapa harus jalan ini yang ku lalui
Sungguh teramat berat buat ku
Manusia yang begitu rapuh dan lemah ini

Malaikat
Adakah kau bisa mengatakan pada tuhan
Tak bisakah ku merasakan indahnya di cintai
Tanpa harus ada rasa sakit dan kehilangan?

Waktu
Bolehkah aku memutar kembali masa lalu yang indah itu
Saat aku pernah maerasa menjadi yang berharga
Di sisi seorang kekaasih yang akhirnya mengkhianatiku

Cinta
Maukah kau menjadikan ku ikhlas
Untuk melepaskannnya detik ini..
Mengapa cinta, kau datang dan mengusik kehidupanku
Kalau hanya ada luka yang kau beri untuk hatiku

Tuhan
Bunuhlah aku, dan lahirkanlah aku kembali
Agar semua tentangnya dapat benar-benar terlupakan
Agar ku bisa merenda hidupku dengan bahagia

Tuhan
Jadikan aku amnesia
Ku tak sanggup lagi menjalani waktuku
Hanya untuk terus mencoba hidup tanpa dia

Tuhan
Dapatkah kau kabulkan permintaan ku ini
Atau kau malah tertawa dan mencelaku
Karena kau menciptakan manusia paling bodoh
Hanya karena cinta itu ku hancurkan hidupku

Tuhan
Setidaknya tolong kirimkan malaikat padanya
dan sampaikan pesan ku yang terakhir untuknya
“Aku membencimu karena kau terlanjur amat sangat mencintaimu”
“aku membencimu karena kau membuat ku bingung seumur hidup”
“kau terlalu indah untuk kulupakan”
dan...
“kau terlalu sakit untuk ku kenang selamanya”